Tuesday, November 8, 2011

Dampak ekonomi dari musim haji di Arab Saudi

MAKKAH--Dampak ekonomi dari musim haji di Arab Saudi memang luar biasa. Sejumlah indikator ekonomi di negara tersebut terlihat mengalami lonjakan cukup signifikan.

Dalam riset beberapa tahun terakhir, aktivitas peredaran uang yang terkait haji dan umrah di musim haji mencapai 30 miliar dolar AS! Perputaran uang ini datang dari ongkos transportasi umrah-haji, ongkos akomodasi, dan biaya hidup.

Belum menghitung biaya kurban di Arab Saudi. Dengan perkiraan kasar tiap kurban menghabiskan 130 euro. Maka hasilnya akan sangat besar. Begitu juga perhitungan geliat ekonomi dari sisi belanja oleh-oleh dan telekomunikasi untuk berhubungan dengan negara asal.

Secara sederhana, dalam hitung-hitungan ekonominya, tiap satu riyal yang dihabiskan di Arab Saudi dalam musim haji-umrah ini maka mendatangkan keuntungan empat riyal bagi Kerajaan Arab. Secara total, angka ini mencapai tujuh persen dari Produk Domestik Bruto Arab Saudi yang sebesar 468 miliar dolar AS.

Bagi pelaku ekonomi Arab Saudi, musim umrah-haji juga jadi kesempatan mereka merilis produk baru. Karena saat itulah para konsumen sangat royal membuang uang.

Dari sisi tenaga kerja, musim haji pun berdampak positif. Ribuan lapangan kerja terbuka. Contoh sederhana, pemuda Saudi saat musim umrah-haji berwirausaha menjual buah-buahan dan tasbih. Lainnya, menyewakan kendaraan untuk antar jemput.

Empat kota yang meraup keuntungan itu adalah Makkah, Madinah, Jeddah, dan Taif.

REPUBLIKA.CO.ID,


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment