Kamis, 13 Desember 2012

Arab Saudi Tak Setujui Pendirian Kampung Indonesia


JAKARTA - Keinginan untuk membangun Kampung Indonesia di Arab Saudi masih terganjal. Sebab, pemerintah Arab Saudi tidak memberikan izin bagi pembangunan Kampung Indonesia. 

"Kita mau membangun Kampung Indonesia. Bahkan, kalau dibolehkan pemerintah Arab Saudi, Kementerian Agama tidak mengeluarkan uang sedikit pun, karena banyak investor yang siap membiayai," kata Menteri Agama Suryadharma Ali kepada wartawan di gedung parlemen di Jakarta Kamis (13/12).

Suryadharma memudian menjelaskan alasan pemerintah Arab Saudi tidak memberi izin pembangunan Kampung Indonesia. Negeri kerajaan itu menganggap Kampung Indonesia akan memberikan dampak negatif secara ekonomi terhadap bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, pemerintah Arab Saudi juga tak pernah mengizinkan negara lain mendirikan semacam perkampungan untuk warga negara dari negara tertentu. "Haji itu bagaikan musim panen bagi masyarakat Makkah dan Madinah. Kemudian kalau dimonopoli perusahaan atau konsorsium akan mematikan bisnis masyarakat Makkah," ujarnya.

Sebelumnya anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDI-P), Eva Kusuma Sundari mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mendekati Kerajaan Arab Saudi guna meloloskan pembangunan Kampung Indonesia di Makkah. Keberadaan Kampung Indonesia tersebut sangat penting bagi jamaah haji Indonesia pada musim haji.

Dengan Dana Abadi Umat (DAU) sekitar Rp 44 triliun yang setiap harinya terus bertambah, maka tidak sulit membangun kampung Indonesia tersebut. “Kampung Indonesia di Makkah itu meliputi ruang pemondokan (maktab), ruang masak (katering), tempat belanja atau mall, ruang kesehatan, dan transportasi yang terintegrasi ke Masjidil Haram. Kalau pemerintah serius itu bisa diwujudkan. Untuk itu, perlu diplomasi tingkat tinggi Presiden SBY,” kata Eva dalam diskusi ‘Evaluasi Penyelenggaraan IbadahHaji’  di gedung parlemen di Jakarta, Kamis (8/11).(boy/jpnn)


Artikel Terkait:

2 komentar:

  1. ADA ADA SJA,,,, YA JELAS GAK BOLEH LAH ,,,,,,

    BalasHapus
  2. g usah bikin kampung indon dimekkah di indonesia saja msih banyak yang perlu rumah buatlah perkampungan yang nyaman dengan bebas banjir bebas macetitu lebih bermafaat .......mekkah stahun cuma 1x .....dana abadi umat manfaatkan utuk fasilitas rakyat miskin ............ada2 saja...........

    BalasHapus