![]() |
foto tahun 1427 H |
MADINAH (Suara Karya): Isu soal benda aneh di Kubah Hijau, Masjid
Nabawi, mengundang perdebatan berbagai kalangan. Sebagian menyebut
barang misterius itu adalah jenazah yang disambar petir. Sang pendosa
itu tewas ketika mencoba menghancurkan atap makam Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, serta
sahabat Abu Bakar Al-Shiddiq RA dan Umar bin Khattab RA.
Tambahan.
Misteri Kubah Hijau Masjid Nabawi ?
Antum masih ingat fitnah tentang
“Kuburan Wahhaby di atas Kubah Hijau Masjid Nabawi” yang dulu pernah
saya share gambar/fotonya??? nhah di sini saya langsung memperlihatkan
Videonya para pekerja yang sedang membersihkan kubah hijau tersebut yang
dibawahnya adalah Makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Banyak
pemberitaan palsu yang dibawakan oleh para pengikut Ahlul Bid’ah, Kaum
Sufi, Ahbash dan bahkan Kaum Syi’ah yang mengatakan bahwa di atas kubah
itu terdapat kuburan seorang “Salafy Wahabi” yang melekat/menempel
dikubah hijau masjid Nabawi, karena konon ceritanya seorang wahabi itu
hendak merobohkan, menghancurkan kubah tersebut, kemudian seorang wahabi
itu di sambar petir dan mati melekat di sana.
Dan konon katanya (Qiila Wa Qoola)
penjaga makam Rasulullah itu bermimpi agar seorang Wahabi yang mati di
sana untuk tidak di ambil, tidak dimandikan, tidak dikafani, tidak
disholatkan dan tidak dikuburkan jenazahnya selayaknya seorang muslim.
Jenazahnya harus tetap menempel di situ Dengan maksud untuk peringatan
bagi semua kaum Muslimin. Na’udzubillahi min dzaalik….
Ini adalah berita PALSU…..!!!!
Ini adalah berita PALSU…..!!!!
Coba lihat lagi video ini, dalam video
ini menunjukkan bahwa yang mereka kira (Ahlul Bid’ah) itu adalah kuburan
seorang wahabi yang melekat di sana, merupakan sebuah Tingkap (jendela
di atap) yang digunakan oleh masyarakat Islam sebelum zaman Kerajaan
Sa’ud untuk digunakan sebagai tingkap (jendela di atas atap) apabila
tiba musim panas. Dan sekarang jendela tersebut digunakan untuk
membersihkan Kubah Hijau tersebut dari atas….
Video Dapat dilihat di SINI
Tambahan :

Kubah Hijau
Kubah ini pertama kali dibangun pada 1279M; terakhir kali direnovasi dan dicat dengan warna hijau pada 1837M.
Kubah ini pertama kali dibangun pada 1279M; terakhir kali direnovasi dan dicat dengan warna hijau pada 1837M.
Kamar ‘Aisyah
Ini adalah ruangan tempat dimakamkannya Rasulullah. Dinding ruangan ini dibuat dari batu hitam dan bagian atapnya memiliki kubah kecil berwarna hitam yang disebut Qubah An-Nur. Kamar ini sama sekali tidak memiliki pintu dan sama sekali tertutup dari luar, kecuali sebuah jendela di atas kubah yang ditutup dengan teralis.
Pada tahun 1477M masjid Nabawi hancur karena kebakaran. Dinding Kamar dan dinding segi lima yang mengelilinginya mengalami retak dan harus diruntuhkan untuk untuk rekonstruksi. Ini adalah terakhir kalinya Kamar yang agung ini dapat terlihat dan terbuka untuk dimasuki. Kamar ini kembali ditutup pada 23 Januari 1477M.
Ini adalah ruangan tempat dimakamkannya Rasulullah. Dinding ruangan ini dibuat dari batu hitam dan bagian atapnya memiliki kubah kecil berwarna hitam yang disebut Qubah An-Nur. Kamar ini sama sekali tidak memiliki pintu dan sama sekali tertutup dari luar, kecuali sebuah jendela di atas kubah yang ditutup dengan teralis.
Pada tahun 1477M masjid Nabawi hancur karena kebakaran. Dinding Kamar dan dinding segi lima yang mengelilinginya mengalami retak dan harus diruntuhkan untuk untuk rekonstruksi. Ini adalah terakhir kalinya Kamar yang agung ini dapat terlihat dan terbuka untuk dimasuki. Kamar ini kembali ditutup pada 23 Januari 1477M.
Dinding Timah
Dinding ini ditanam disekeliling Makam Rasulullah oleh Sultan Nuruddin Zanki pada 1179M karena dia khawatir terhadap orang-orang kafir yang berusaha mencuri jasad Rasulullah.
Dinding ini ditanam disekeliling Makam Rasulullah oleh Sultan Nuruddin Zanki pada 1179M karena dia khawatir terhadap orang-orang kafir yang berusaha mencuri jasad Rasulullah.
Dinding Segi Lima
Pada tahun 709M Al-Walid bin Abdul Malik membangun 5 buah dinding di sekeliling Kamar Agung ini. Dinding ini tidak memiliki pintu ataupun jendela, oleh karena itu Kamar Agung ini benar-benar terkunci didalam dinding ini.
Pada tahun 709M Al-Walid bin Abdul Malik membangun 5 buah dinding di sekeliling Kamar Agung ini. Dinding ini tidak memiliki pintu ataupun jendela, oleh karena itu Kamar Agung ini benar-benar terkunci didalam dinding ini.

Bagian Dalam Kubah Hijau / Kamar ‘Aisyah
Sumber :
http://www.facebook.com/photo.php?v=3726407777476
http://abusyafwan.blogspot.com/2012/10/misteri-kubah-masjid-nabawi-di-madinah.html
http://abangdani.wordpress.com/2013/02/06/misteri-kubah-hijau-masjid-nabawi/
Artikel Terkait:
Wahabi
- Menggapai Kemenangan dengan Tauhid
- Syiah Hidup Aman & Nyaman di Saudi
- Apa itu Syirik?
- Hakikat dan Bahaya Syirik
- Siapakah Wahabi?
- Fatwa Ulama: Wahabi dan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab
- Arab Saudi terlepas dari Semua Stigma Wahabi
- Saudi Bebaskan 166 Anggota Al-Qaeda Dan Militan Yang Sudah Bertobat
- Benarkah wahabi pengkhianat
- Membajak Salafi
Syiah
- Syirik Kaum Syi’ah
- Syiah Hidup Aman & Nyaman di Saudi
- Fitnah! Arab Saudi akan Menggusur Makam Nabi
- Laporan dari Suriah: “Basyar Assad Hasil Perkawinan antara Amerika dengan Israel”
- Raja Saudi Kirim 500 Ton Gandum Untuk Pengungsi Suriah Di Yordania
- Arab Saudi Bantu Pengungsi Suriah Rp 97 Miliar
- Fitnah! Arab Saudi akan Menggusur Makam Nabi
- Jemaah Suriah dan Iran Tak Dicegah Berhaji
- Saudi Bangun Rumah Kontainer untuk 10.000 Pengungsi Suriah
Unik
- Pria berumur 137 tahun di Saudi
- Sebotol Air Minum di Arab Saudi
- Arab Saudi Perbanyak Alquran Braille
- Peduli Berat Tas Sekolah
- Masjid Bersejarah di Eropa Bantuan KSA
- Buka Bersama di Masjidilharam Capai Rp 1,22 Miliar/Hari
- Deportasi Orang Ganteng Dalam Syariat Islam
- Al Aghwaat, Di Antara Rahasia Dua Tanah Suci
- Barang yang Nggak Bakal Laku di Saudi Arabia
- Betapa Sangat Dihargainya Kaum Wanita di Arab Saudi
terimakasih infonya
ReplyDeleteuntuk info pemesanan kubah masjid silahkan kunjungi website kami di : kubahmasjid123.com
ReplyDeleteThanks ya infonya yang mencerahkan, semoga ini benar2 yang haq
ReplyDelete