Minggu, 09 Desember 2012

Tak Ada Gigi Bungsu, Jangan Coba-Coba Jadi PRT di Saudi


Jeddah - Sebuah laporan yang dilansir Emirates247 mengatakan bahwa otoritas Arab Saudi melarang masuk para pembantu rumah tangga dari Asia yang ditemukan tak memiliki gigi bungsu, dengan alasan bahwa hal itu tidak bisa membuktikan umur mereka.
Sebuah surat kabar Saudi mengutip majikan Nassir al-Otaibi yang mengatakan bahwa seorang pembantu rumah tangga dari Asia yang baru saja di bawa ke Kerajaan Teluk diberhentikan di bandara di timur kota Dammam sebelum dia dideportasi karena dia tidak memiliki gigi bungsu.
"Ketika Saya meminta keterangan tentang keputusan untuk mendeportasinya, mereka mengatakan kepada saya bahwa gigi bungsunya belum tumbuh," katanya kepada koran Kabar.
Tetapi otoritas Saudi membantah laporan ini dan mengatakan bahwa keputusan seperti itu hanya berlaku bagi para pembantu di bawah umur.
Otoritas menyatakan bahwa mereka tidak mengizinkan masuk para pembantu yang diduga telah mengubah usia mereka sebenarnya di dalam passpor mereka.
"Sebagian mereka ditemukan jauh lebih muda daripada usia yang tercatat di paspor mereka," kata Lt. Kol. Imad Abdul Qadir, juru bicara imigrasi di timur wilayah itu.
"Mereka yang dicurigai, diuji secara medis...selama investigasi, sebagian besar dari mereka mengakui bahwa usia mereka sebenarnya jauh lebih muda dari yang disebutkan di paspor mereka."
Pemeriksaan gigi bungsu ini disebabkan gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang umumnya muncul pada usia sekitar 18-30 tahun.
Defenisi
Gigi molar tiga (gigi bungsu) adalah gigi yang terakhir tumbuh dan terletak di bagian paling belakang dari rahang. Biasanya gigi ini tumbuh pada akhir masa remaja atau pada awal usia 20-an. Pada usia inilah yang dianggap sebagai “age of wisdom” (usia di mana seseorang mulai bijaksana), sehingga gigi bungsu dalam bahasa Inggris disebut “wisdom teeth”. Normalnya tiap orang memiliki empat gigi molar tiga, masing-masing satu pada tiap sisi rahang.


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar