Kata-kata indah misalnya ya Ummu (al) Ayali (ibu
anak-anakku), ya Nurul Aini ( Cahaya mataku), ya Hayati (hidupku), ya
Habibi Qalbi (kesayangan hatiku)….Lupa deh kata-kata yang jelek kalau
mereka sedang bertengkar hehehe…pokoknya kalau isteri baru melahirkan
wow…itulah gambaran umum.
Mbak Nur, tkw asal Tangerang Banten, 3 malam yang
lalu datang ke rumah, dia membawa cerita dan keluh kesah. Apa
pasalnya ? wanita berusia 30-an tahun ini mengeluhkan isteri majikannya
yang masih punya orok berusia 6 bulan kini tengah hamil lagi, udah 3
bulan jalan.
Mbak Nur bertanya pada saya : “Bunda, gimana sih Madam saya ini koq udah hamil lagi padahal bayinya baru 6 bulan ?
Saya jawab : ” mbak Nur jangan kaget, saya juga
punya ipar yang punya anak 6 orang dan anaknya berjarak hanya satu tahun
tiap anak…istilahnya ngebut punya anak hehehe…”.
Mbak Nur merasa makin berat pekerjaannya…., dengan
kehadiran calon orok baru ini, berarti anak yang diasuhnya akan jadi 4,
yaitu anak laki-laki (sulung 5 tahun), perempuan ( tengah, usia 3,5
thn), orok (saat ini umur 6 bulan) dan 6 bulan lagi akan ada orok baru
lagi…sedangkan mbak Nur tugasnya bukan hanya mengasuh anak, tapi juga
mengurus rumahtangga sebagaimana umumnya pembantu.
Saya sering berbincang-bincang dengan majikan
perempuan mbak Nur, maklum dia salah satu sahabat saya…kami membicarakan
pengalaman melahirkan…sahabat saya itu masih sangat muda baru berusia
23 tahun, dan kini sudah hampir 4 anaknya.
Dia mengaku cape hamil dan melahirkan, tapi disisi
lain dia mengakui jujur suka melahirkan….Pertama, dia pengen ngebut
punya banyak anak sebelum usia 30 tahun (targetnya 6 - 10 anak), dan
kedua katanya walau cape hamil tiap tahun tapi terbayar, karena pas
melahirkan akan dihujani hadiah oleh suaminya. Suaminya
yang berpenghasilan kurang dari 5000 riyal per bulan itu, yang biasanya
tiap bulan nombok pengeluaran rumahtangga dari mertua,…juga tak pernah
mengingat hari ulang tahun isteri, ataupun ulangtahun perkawinan, akan
tetapi saat isteri melahirkan, sang suami tak kurang akan menghadiahi
gagdets impian isterinya atau emas juga uang ribuan riyal, si isteri
dibanjiri hadiah melahirkan..
Dulu waktu saya melahirkan, saya gak menyangka kalau itu merupakan kebiasaan baik dari pria Saudi. Waktu
diberikan hadiah bermacam-macam saat melahirkan, saya cuma berpikir
suami saya karim (pemurah)…oh rupanya itu sudah jadi adat di Saudi
tho’…., ibu-ibu yang melahirkan akan dihujani hadiah dari
suaminya….Untunglah saya penganut KB, ya saya sudah merasa cukup dengan
punya 3 anak, karena kami sepakat bukan jumlah anak yang banyak yang
kami inginkan tapi kualitas anak yang kami asuh dan pengasuhan kami yang
maksimal yang diutamakan.
Kepada para ibu yang lain, bagaimana dengan tradisi di daerah anda dan bagaimana pengalaman anda secara pribadi ?
Untuk Bapak-bapak, sudahkah berterimakasih pada isteri tercinta karena telah mengandung dan melahirkan buat hati anda ?
kompasiana.com/bunda.com
Artikel Terkait:
TKI
- Saudi bakal luncurkan layanan buat terima keluhan dari PRT
- Raja Arab Saudi Ampuni 141 TKI Bermasalah
- Jutaan Ekspatriat di Saudi Bakal Kehilangan Pekerjaan
- Pemerintah Indonesia Minta Arab Saudi Terima TKI Suami-Istri
- RI Cari Peluang Bisnis di Arab Saudi
- Kisah Berliku Anak-anak TKI Kelahiran Arab Saudi
- Tak Ada Gigi Bungsu, Jangan Coba-Coba Jadi PRT di Saudi
- Naik Haji Ala TKI
- Banyak Ekspatriat Perusahaan Saudi Bakal Didenda
- Fenny Sumayah Hamim Saleh, Miliarder Bakso Madinah dari Blora
Kompasioners
- Syiah Hidup Aman & Nyaman di Saudi
- Hidup di Saudi : kok ada bau kemenyan?
- Ketika Orang Bejo Kalah Sama Orang Pintar
- Membajak Salafi
- Sekedar Curhat Harga Barang: Antara Saudi dan RI
- Arab Saudi Punya Undang-Undang Santet
- Aktifnya Police Saudi Arabia Berpatroli
- Refleksi kehidupan wanita (domisili) Saudi; terkungkung atau kembali pada fitrah
- Saudi Membuat Program Lapangan Kerja untuk Orang Cacat
- Meski di Saudi Bisa, Tapi “Ngebut” 15Okm/Jam Sangat Berbahaya!
No comments:
Post a Comment