Dia mengatakan, teknologi baru akan membantu petugas keamanan di
check point untuk membuat tugasnya efisien. "Mereka juga akan disediakan
alat untuk mengecek sidik jari dari jamaah ilegal yang mencoba masuk
tempat suci," ujarnya.
Gubernur Mekah, Pangeran Khaled Al-Faisal mengatakan, orang asing
yang melanggar aturan haji akan dideportasi dan dilarang ibadah haji
selama 10 tahun. Gubernur juga memperingatkan sopir yang membawa jamaah
haji ilegal akan mendapatkan hukuman maksimal. Begitu juga operator
layanan haji yang membawa jamaah ilegal akan ditangkap dan mendapat
hukuman.
Sejumlah petugas akan ditempatkan di delapan pintu masuk Mekah.
Helikopter akan digunakan untuk memonitor jalan padang pasir. "Kami juga
menempatkan petugas perempuan di semua pintu masuk untuk mengecek
jamaan perempuan," ujar Al-Harbi.
Jamaah haji akan mulai masuk Saudi pada 13 Oktober. Jumlah jamaah
haji tahun ini menurun dibanding tahun lalu. Saudi mengurangi kuota 20
persen untuk warga asing dan 50 persen untuk jamaah domestik karena
pembangunan masjidil haram.(Rep)
Artikel Terkait:
Berita
- Saudi bakal luncurkan layanan buat terima keluhan dari PRT
- Sebotol Air Minum di Arab Saudi
- Arab Saudi Dirikan Gerbang Mekkah
- Arab Saudi Renovasi Ratusan Masjid
- Seruan dari Masjid Nabawi untuk Rakyat Mesir: "Kembalilah ke Rumah-rumah Kalian"
- Arab Saudi Luncurkan Stasiun TV khusus Wanita
- Saudi Bagikan 130.000 Paket Ramadhan Pengungsi Suriah
- Jangan Harap Orang Israel Naik Pesawat Saudi
- Jalur Tawaf Khusus Orang Cacat Dibangun di Masjid al-Haram
Haji
- Bolehkah Kenakan Kain Ihram di Jeddah?
- Cegah Jamaah Nakal, Arab Saudi Terapkan Sistem Elektronik
- Jeddah : Kota Islam yang Kosmopolitan
- Jalur Tawaf Khusus Orang Cacat Dibangun di Masjid al-Haram
- Masjidil Haram Direnovasi untuk Lansia dan Pengguna Kursi Roda
- Saudi Terapkan Sistem Pelayanan Elektronik Umrah
- Arab Saudi Tak Setujui Pendirian Kampung Indonesia
- Arab Saudi Memang Panas, Teknologi Bikin Sejuk
- Naik Haji Ala TKI
No comments:
Post a Comment