Sabtu, 24 November 2012

langkah Kuliah Teknik di KSU Riyadh

King_Saud_University_KSU
oleh : Muhammad Abduh Tuasikal

 Siapa yang tidak mencintai ilmu (agama), tidak ada kebaikan untuknya”, inilah nasehat indah dari Imam Asy Syafi’i.
Setiap pemuda yang telah merasakan nikmatnya menimba ilmu agama, sangat ingin belajar ke jenjang lebih tinggi dengan langsung duduk di majelis para ulama. Betapa rindunya mereka untuk menginjakkan kaki di tanah Arab karena di negeri inilah gudangnya ilmu diin. Sampai pun dia adalah seorang engineer, juga pasti menginginkannya.

Untuk berbagai tips kuliah di tanah Arab (Saudi Arabia) khususnya di kota Riyadh, para pembaca bisa menempuh langkah sebagaimana yang kami jalani. Nyambi belajar engineer, saudara bisa merasakan pula duduk di majelis ilmu para ulama di sore harinya. Pagi harinya sibuk kuliah, sore harinya duduk di majelis kibar ulama. Ulama di kota Riyadh sudah ma’ruf amatlah banyak. Lihat saja, mulai dari ulama Al Lajnah Ad Daimah, seperti Syaikh Sholeh Al Fauzan dan ulama yang ditunjuk dalam kumpulan ulama besar (Hay-ah Kibar Ulama) bermukim di kota Riyadh. Bahkan Anda bisa berangkat ke majelis ulama (seperti Syaikh Sholeh Al Fauzan) dengan tanpa biaya, langsung dijemput oleh bus dari Sakan (asrama mahasiswa). Setiap shubuh, Anda bisa menyetorkan hafalan Al Qur’an layaknya orang yang belajar di pondok pesantren. Walaupun seorang Engineer, moga bisa juga menjadi Hafizh Al Qur’an dengan izin Allah, serta bisa memiliki ilmu agama yang mumpuni sebagai modal dakwah. Di kota Riyadh pun, Anda bisa memperoleh buku-buku agama gratis dari berbagai yayasan, bahkan sampai diberi 6 kardus seperti yang biasa diberi Al Lajnah Ad Daimah.
Sebagai motivasi, lihatlah nasehat ulama berikut tentang lezatnya menimba ilmu agama di samping kesibukan Anda sehari-hari menggeluti ilmu dunia dan aktivitas dunia.
Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu berkata,
تَعَلَّمْ الْعِلْمَ فَإِنَّ تَعَلُّمَهُ لَكَ حَسَنَةٌ ، وَطَلَبَهُ عِبَادَةٌ ، وَمُذَاكَرَتَهُ تَسْبِيحٌ ، وَالْبَحْثَ عَنْهُ جِهَادٌ ، وَتَعْلِيمَهُ مَنْ لَا يَعْلَمُهُ صَدَقَةٌ ، وَبَذْلَهُ لِأَهْلِهِ قُرْبَةٌ .
“Tuntutlah ilmu (belajarlah Islam) karena mempelajarinya adalah suatu kebaikan untukmu. Mencari ilmu adalah suatu ibadah. Saling mengingatkan akan ilmu adalah tasbih. Membahas suatu ilmu adalah jihad. Mengajarkan ilmu pada orang yang tidak mengetahuinya adalah sedekah. Mencurahkan tenaga untuk belajar dari ahlinya adalah suatu qurbah (mendekatkan diri pada Allah).”
‘Ali radhiyallahu ‘anhu berkata,
الْعِلْمُ خَيْرٌ مِنْ الْمَالِ ، الْعِلْمُ يَحْرُسُك وَأَنْتَ تَحْرُسُ الْمَالَ ، وَالْمَالُ تُنْقِصُهُ النَّفَقَةُ ، وَالْعِلْمُ يَزْكُو بِالْإِنْفَاقِ
“Ilmu (agama) itu lebih baik dari harta. Ilmu akan menjagamu, sedangkan harta mesti engkau menjaganya. Harta akan berkurang ketika dinafkahkan, namun ilmu malah bertambah ketika diinfakkan.”
Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,
مَجْلِسُ فِقْهٍ خَيْرٌ مِنْ عِبَادَةِ سِتِّينَ سَنَةً
“Majelis ilmu lebih baik dari ibadah 60 tahun lamanya.”
Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata,
مَنْ لَا يُحِبُّ الْعِلْمَ لَا خَيْرَ فِيهِ
“Siapa yang tidak mencintai ilmu (agama), tidak ada kebaikan untuknya.”
Imam Asy Syafi’i rahimahullah juga mengatakan,
طَلَبُ الْعِلْمِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةِ النَّافِلَةِ
“Menuntut ilmu itu lebih utama dari shalat sunnah.”
Dalam perkataan lainnya, Imam Asy Syafi’i berkata,
لَيْسَ بَعْدَ الْفَرَائِضِ أَفْضَلُ مِنْ طَلَبِ الْعِلْمِ
“Tidak ada setelah berbagai hal yang wajib yang lebih utama dari menuntut ilmu.”
Imam Asy Syafi’i berkata pula,
مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ ، وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
“Siapa yang ingin dunia, wajib baginya memiliki ilmu. Siapa yang ingin akherat, wajib baginya pula memiliki ilmu.” Maksudnya adalah ilmu sangat dibutuhkan untuk memperoleh dunia dan akherat.
KSU_Gedung_Pusat
Langkah-langkah untuk diterima di Jami’ah Malik Su’ud (King Saud University) cukup sederhana. Modal utama sebenarnya adalah tawakkal, banyak doa dan mengeluarkan effort yang kuat untuk bisa diterima. Masuk ke sini tanpa tes. Cukup dengan IP di atas 3.00 (untuk IP skala 4.00), lalu bermodal bahasa Inggris yang lumayan (TOEFL di atas 500) dan menguasai bahasa Arab untuk modal percakapan sehari-hari, maka itu sudah jadi modal besar Anda bisa masuk Jami’ah Malik Su’ud. Sebagai tambahan, alangkah bagusnya bisa mendapatkan tazkiyah (rekomendasi) dari dosen di jenjang S1 dahulu. Untuk submit application, silakan klik link berikut:
Lalu setelah itu kirim copy-an persyaratan yang ada via email ke departemen yang dituju (through Chairman, Graduate Academic Chair, etc). Contohnya bagi yang tertarik masuk jurusan Teknik Kimia KSU, silakan membuka link berikut:
Jurusan-jurusan lainnya, silakan lihat link berikut: http://colleges.ksu.edu.sa/Pages/default.aspx.
Persyaratan yang diajukan ke ketua jurusan atau dosen di jurusan yang dituju, ini wajib agar berkasnya bisa diurus lebih lanjut dari jurusan sampai ke tingkat universitas.
Berikut persyaratan untuk jenjang Master:
1. Application form for admission should be filled with all required data
2. ID card or passport for non-Saudis
3. The graduate certificate of last degree held by applicant
4. The academic degree transcript
5. Academic recommendations (at least two)
6. Curriculum Vitae
7. A written undertaking of approval from employer, if applicant is an employee
Untuk program PhD:
1. Application form for admission should be filled with all required data
2. ID card or passport for non-Saudis
3. The graduate certificate of last degree held by applicant
4. The academic degree transcript
5. Academic recommendations (at least two)
6. Curriculum Vitae
7. A written undertaking of approval from employer, if applicant is an employee
8. TOEFL (500 pt)
9. GRE, Analytical part, (700 pt)
Benefit yang akan Anda rasakan jika memilih kuliah di KSU:
  • Free tuition fee
  • Monthly reward
  • Individual housing allowance
  • Three times daily-subsidised meals
  • Health Insurance
  • Annual ticket round trip
  • Funded research and sophisticated equipments
  • Free international subscribed journal
  • Comprehensive library
  • High speed free internet access
  • Hajj and Umroh opportunity
Coba jika Anda kuliah di Eropa, Amerika, atau di Jepang, pernahkah merasakan benefit di atas. Kuliah sudah gratis, dapat uang saku sekitar 2,5 juta rupiah (belum lagi jika Anda diterima sebagai researcher yang dapat gaji total sekitar 5 juta rupiah). Mudah berhaji dan umroh. Makanan pun mudah dicari yang halal, bahkan mahasiswa mendapat subsidi dari kampus ketika makan di kantin. Beda jika Anda menaruh pilihan kuliah di negeri non muslim, yang kuliah kadang harus cari utangan. Untuk makan dan shalat saja sulit. Di sini pun Anda akan mendapatkan tiket liburan gratis (round way) sekali setiap tahunnya. Sekali lagi, coba bandingkan dengan kuliah di Eropa.
Riyadh_City
Kesulitan-kesulitan yang kami hadapi selama ini sebelum diterima di KSU atau ketika menjalani kuliah:
1. Birokrasi yang sering telat dan rumit. Oleh karena itu, ketika apply harus bersabar. Birokrasi makin bertambah ribet jika Anda tidak punya modal bahasa Arab sehingga sulit untuk komunikasi dengan pegawai yg rata-rata belum bisa berbahasa Inggris. Sudah kami tekankan di atas, agar tidak menyesal jika diterima di sini, kuasailah Bahasa Arab sebelum ber'azam ke tanah Arab. Tetapi tidak perlu khawatir, jika kita berkomunikasi dengan dosen atau dengan pegawai rumah sakit, atau di instansi-instansi tertentu, mereka sudah punya kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni. Yang jadi masalah adalah dengan pegawai administrasi, terutama pegawai Arab.
2. Pegawai Arab kurang bisa tepati janji, jadi kita harus terus menagih janji mereka. Seandainya ada yang ajukan apply, lalu dosen atau pegawainya katakan diterima 100%, maka jangan dulu mudah percaya. Jadi harus ditagih terus dan cross check ulang.
3. Penerimaan gaji untuk awal tahun pelajaran biasanya telat 1-2 bulan. Namun untuk 2 bulan berikut biasa sudah dirapel gaji untuk beberapa bulan sekaligus. Jadi harus punya modal uang selama beberapa bulan awal di sini, mungkin sekitar 2000 riyal (5 juta rupiah). Tetapi insya Allah, nantinya akan dapat ganti yang lebih baik.
4. Jika mengajukan apply ke dosen atau via website, kadang kurang mendapatkan respon. Oleh karena itu, ikuti saran kami:
a. Kontak dahulu mahasiswa Indonesia yang kuliah di KSU sesuai jurusan yang Anda tuju.
b. Mahasiswa tersebut yang akan hubungkan Anda dengan dosen yang berminat mencari mahasiswa.
c. Setelah itu, akan lebih mudah untuk pengurusan apply selanjutnya karena akan diberitahukan cara apply oleh dosen atau mahasiswa tadi.
Anda tertarik? Silakan hubungi kami via email. Lihat profil kami di sini. Setelah mengontak via email, kami akan memberitahu kelanjutan infonya. Juga kami akan beritahu kontak teman Indonesia yang kuliah di KSU yang bisa membantu nantinya sesuai dengan jurusan yang Anda tuju. Dan jika yang mengontak sama-sama dari jurusan Teknik Kimia, kami akan sangat membantu sekali untuk mengurus apply-nya.
Moga info ini bermanfaat dan silakan disebar pada rekan-rekan lainnya yang tertarik untuk melanjutkan S2 atau S3. Masih banyak jalan menuju tanah Arab untuk menimba ilmu agama, namun yang kami sampaikan di atas adalah salah satu dari seribu cara yang ada.
Tiga modal untuk bisa melangkahkan kaki kuliah di KSU: (1) Tawakkal, menyandarkan hati pada Allah, (2) Banyak berdo'a, jangan pernah putus asa, (3) Butuh great effort, tidak bisa hanya separuh-paruh.
Untuk melihat keadaan di kampus teknik KSU, silakan kunjungi link di sini.
Semoga Allah memberi berbagai kemudahan bagi kita dalam berilmu, beramal dan berdakwah serta diberi keistiqomahan hingga akhir hayat.

KSU, Riyadh-KSA, 16th Rajab 1432 H (18/06/2011)


Artikel Terkait: