Kamis, 08 November 2012

Saudi Raup 158 T dari Haji Tahun Ini

tawaf kabahJAKARTA — Para pakar ekonomi yang berkosentrasi mengamati perputaran roda ekonomi perekonomian selama musim haji dan umrah tahun 2012 memperkirakan bahwa Saudi peroleh pemasukan lebih dari 62 miliar riyal atau Rp158 triliun, demikian lansir Al Arabiya, kemarin.

Mereka menyebutkan bahwa pemasukan yang diperoleh Saudi tahun ini naik 10 persen dibanding pemasukan dari haji dan umrah tahun lalu. Dan Saudi memperoleh pemasukan amat besar dari beberapa sektor, seperti perhotelan dan transportasi, serta rumah makan di wilayah Makkah dan Madinah. 

Meski demikian Yasir Al Khauli salah satu pakar ekonomi haji menyampaikan bahwa penjualan produk cinderamata dan produk kerajinan Saudi sangat lemah dan masuknya barang dari china memperparah kondisi tersebut.

Hal yang sama disampaikan oleh Dr. Hijazi Idris seorang konsultan ekonomi, bahwa dari produk yang terjual selama musim haji hampir tidak dijumpai berasal dari produk lokal karena mayoritas adalah barang-barang impor. Ia menginginkan suatu saat ada produk yang bertuliskan, “made in Saudi” atau “made in Makkah”.


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar