Selasa, 27 November 2012

Susu Unta Mujarab Tangkal Diabetes


Unta

Jeddah, GATRAnews - Susu unta diyakini mujarab untuk mencegah dan mengurangi penyakit diabetes mellitus dan serangan jantung. Suku Badui di Arab Saudi sudah mengonsumsi susu unta ini sejak ribuan tahun lalu.
"Orang Badui mampu bertahan hidup 1-2 bulan di padang pasir hanya dengan meminum susu unta," kata Ali Mazroi, pengusaha kargo dan pengelola sejumlah hotel yang rutin minum susu unta. Khasiat lain dari susu unta ini, menurutnya, menjaga kebugaran tubuh.

Ali Mazroi, yang merupakan keturunan Arab Badui, kepada Antara di Jeddah, Sabtu (24/11), mengatakan, saat ini minum susu unta segar di pinggir jalan, menjadi kebiasaan masyarakat di kota itu.

Saking populernya susu unta, produk itu juga sudah dibuat dalam bubuk kamasan dan banyak dijual di pasar swalayan.

Di Jeddah terdapat sejumlah penjual susu unta segar, seperti di daerah Aburak Raghamah dan jalan menuju Usfan, yang memajang unta yang siap diperah susunya di pinggir jalan.

Di Aburak Raghamah terdapat sekitar 10 penjual susu unta segar dengan memajang hewan berpunuk tunggal itu sebanyak 8-20 ekor.

Peternaknya, sebagian besar orang Sudan, menjual semangkuk kecil susu unta seharga 10 riyal dan 25 riyal untuk mangkuk besar. Susu diperah langsung dari unta yang dipajang, berwarna susu putih, berbuih dan encer.

Susu unta mirip susu kambing, bisa langsung diminum setelah buihnya disaring satu kali. Rasa susu agak asin tetapi tidak membuat enek seperti susu sapi.

Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), dalam salah satu artikelnya menyebutkan, susu unta adalah nektar murni, lebih asin dibandingkan susu sapi dan bagus untuk tubuh manusia, serta mengandung Vitamin C tiga kali lebih kaya dibandingkan susu sapi. Susu unta juga kaya zat besi, lemak tak jemuh dan Vitamin B

Camel Dairy Milk Ltd di Nanyuki, Kenya, dalam kerja sama penelitian dengan Kenya Medical Research Institute (KEMRI) mengungkapkan bahwa susu unta mengurangi penyakit diabetes karena kaya insulin dan mencegah serangan jantung.

Di banyak negara, susu unta dijadikan solusi untuk mengatasi bayi kekurangan gizi.

Selain di kawasan Timur Tengah, unta Arab (dromedaris) hidup di kawasan afrika utara dan anak benua India. Jumlahnya sekitar 14 juta ekor.

Di Afrika utara, unta Arab sangat berperan bagi sebagian negara, seperti Somalia dan Ethiopia sebagai hewan tunggangan dan dimanfaatkan susunya.

FAO menyatakan, susu unta memiliki potensi ekonomi yang besar karena kebutuhan susunya tidak hanya bagi anakan unta dan suku nomaden tetapi juga punya potensi pasar sekitar 200 juta konsumen di kawasan Arab dan jutaan lainnya di Afrika, Eropa dan Amerika. (TMA)


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar