Senin, 22 Oktober 2012

Jemaah Suriah dan Iran Tak Dicegah Berhaji

Headline
Ahmad bin Abdul Aziz - IST
INILAH.COM, Riyadh – Musim haji tahun ini tidak akan terpengaruh oleh krisis yang berkecamuk di Suriah dan negara-negara lain di kawasan Teluk, menurut keterangan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi hari Minggu kemarin (21/10).

“Saya tidak mengharapkan jemaah haji tahun ini terpengaruh oleh apa yang terjadi di tempat lain, baik di Suriah atau negara lain,” kata Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz kepada wartawan di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, seperti diunggah oleh Al Jazeera Online Minggu (21/10).

“Mereka yang datang ke haji adalah Muslimin. Dan Muslimin tidak akan menyakiti satu sama lain, apalagi selama berhaji,” imbuh Pangeran Ahmad. Ia memperingatkan, “siapa pun yang mencoba menggunakan ibadah haji untuk tujuan politik akan dipulangkan ke negara mereka.”

Duta besar Arab Saudi untuk Lebanon mengatakan, bahwa Kerajaan Arab Saudi akan mengeluarkan visa haji kepada ribuan pengungsi Suriah di Lebanon, Turki dan Yordania.

Kantor berita Suriah SANA melaporkan pada bulan lalu, bahwa Arab Saudi melarang orang Suriah berhaji ke Tanah Suci Mekkah al Mukaromah. Kontan Arab Saudi membantah desas-desus ini. “Pemerintah Arab Saudi tidak mencegah pemerintah Suriah mengirim orang untuk berhaji atau Muslim lainnya yang ingin berhaji, kecuali mereka terlambat,” ujar Pangeran Ahamad.

Pangeran juga tidak khawatir dengan jemaah dari Iran bakal menimbulkan masalah. “Kami tak berharap ada kurusuhan apa pun yang dipicu oleh jemaah Iran. Iran telah meyakinkan kami. Mereka hanya khawatir dengan kenyamanan para jemaah mereka,” tambah Pangeran Ahmad.

Pada awal Oktober ini seorang pejabat keamanan Arab Saudi memperingatkan tidak akan mentolerir setiap upaya mengeksploitasi haji untuk tujuan politik seperti protes anti AS dan Israel. Pada 1987 bentrok terjadi selama demonstrasi musim haji yang menewaskan 402 orang, termasuk 275 warga negara Iran.

Lebih dari 1,6 juta jemaah telah tiba di Mekkah hingga kemarin. Jemaah mulai melaksanakan ibadah haji pada hari Rabu hingga Jumat mendatang.


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar