Selasa, 23 Oktober 2012

Syaikh Sudais Peringatkan Agar Haji Tidak Dipolitisasi

Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syaikh Abdurrahman as-Sudais memperingatkan terhadap politisasi ibadah haji, serta menegaskan bahwa ibadah haji adalah ibadah, akidah, prinsip, dan salah satu rukun Islam yang dibangun di atas keikhlasan kepada Allah Subhanahu Wata'ala.

Syaikh Sudais menilai bahwa syiar yang diangkat dalam ibadah haji hanyalah syiar tauhid kepada Allah dan Rasul-Nya, bukan syiar-syiar yang berbau politik.

Dalam pidatonya yang disampaikan dalam acara seminar Haji Akbar, Syaikh Sudais mengatakan, "Politisasi pada ibadah wajib ini berarti telah keluar dari koridor syariat, dan syariat ini tunduk pada suatu suku, daerah tertentu, etnis atau partai tertentu."
Syaikh Sudais menambahkan, "Haji adalah ibadah perbuatan yang beradab, maka tidak seharusnya diserukan kecuali atas nama Allah. Haji juga tidak ada tempat untuk demonstrasi, kampanye, ataupun apa-apa yang keluar dari koridor syariat."

Acara seminar Haji Akbar tersebut dibuka oleh Menteri Haji, Dr. Bandar Hajjar, yang mengambil tema "Haji adalah ibadah dan perbuatan yang beradab". Acara ini dihadiri juga oleh Mufti Kerajaan, Ketua Dewan Kibar Ulama dan Administrasi Riset Ilmiah dan Fatwa, Syaikh Abdul Aziz Al as-Syaikh.

Menurut Syaikh Abdul Aziz Al as-Syaikh, ibadah Haji adalah konferensi Islam terbesar di dunia. Ibadah haji memperkuat umat Islam dan menambah tali kesatuan antar umat Islam. Demikian dilansir Islammemo (22/10/2012).*Hidayatullah.com
 
Rep: Ahmad Sadzali
Red: Syaiful Irwan


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar