Selasa, 30 Oktober 2012

Pekerja Filipina Meng-Islamkan 1.000 Orang Asia

pria filipinaRIYADH – Seorang pria Filipina yang bekerja di Riyadh, Arab Saudi, bernama Ronaldo, berhasil meng-Islamkan lebih dari 1.000 orang Asia, termasuk anggota keluarganya sendiri, selama beberapa tahun terakhir.

Harian berbahasa Arab, Al-Sharq kemarin memberitakan bahwa Ronaldo bekerja di sebuah restoran di Riyadh. Ia masuk Islam beberapa tahun lalu setelah membaca dan memahami Al Qur’an. Ia masih ingat pertanyaan rekan kerjanya, orang Muslim, yang mengajaknya sholat bersamanya. “Apakah Anda ingin masuk surga bila meninggal malam ini?”

Pertanyaan itu menginspirasinya untuk belajar lebih banyak tentang Islam. Ia kemudian mendengar arti dari sebuah ayat Al Qur’an yang berarti, “Dan siapapun yang mencari agama selain Islam, maka itu tidak akan diterima dan di akhirat ia termasuk orang yang merugi.”

Lalu Ronaldo masuk Islam. Seorang teman dari Indonesia membawanya ke Pusat Dakwah terdekat di Rowda dimana ia belajar lebih banyak tentang Islam dan ajarannya. Ia kemudian menjadi seorang mualim Islam. Ia mengunjungi berbagai perusahaan dan permukiman para pekerja Asia dan menjelaskan kepada mereka tentang ajaran Islam.

Sementara itu, sebuah kelompok Saudi ikut membantu 50 mualaf Filipina yang baru masuk Islam untuk menuaikan ibadah haji.

“Banyak orang Filipina berusaha keras meyakinkan keluarga dan teman-temannya untuk masuk Islam dan kebanyakan dari mereka sukses,” ujar Saud Al-Rajhi, penyelenggara program.

Mereka berkoordinasi dengan berbagai pusat Dakwah di Filipina untuk menyedikana buku-buku Islam yang dibutuhkan para mualaf dan kursus tentang Islam.

Para jemaah dibawa oleh Lembaga Amal yang didirikan Sheikh Abdul Mohsen bin Saleh Al-Rajhi pada 1417 Hijriah.

“Sebelumnya kami membawa kurang dari 1.000 mualaf untuk haji. Kini proyek itu meluas dan kami membantu banyak mualaf baru untuk menuaikan haji,” katanya.

Sekitar 6.250 mualaf Muslim menuaikan haji tahun ini di bawah yayasan amal tersebut, yang dikelola oleh sekitar 180 ulama dan 180 pengawas untuk mencerahkan para mualaf tentang haji dan Islam.
Editor — Maghfur Ghazali
Arabnews/Meidia — HARIAN TERBIT
 


Artikel Terkait:

1 komentar: