Minggu, 24 Februari 2013

Saudi Membuat Program Lapangan Kerja untuk Orang Cacat

13614410051434863792Oleh Faruk Ramzi

Departemen Tenaga Kerja Kerajaan Saudi Arabia telah mengumumkan rencana untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi 100.000 orang cacat lelaki dan perempuan Saudi.

“Jumlah orang-orang cacat yang terdaftar dengan program Hafiz kementerian untuk pengangguran telah mencapai lebih dari 183.000 dengan jumlah wanita terhitung 60 persen dari total,” menurut informasi kementrian tenaga kerja Saudi Arabia.
Perkiraan jumlah warga Saudi dengan kebutuhan khusus mencapai 4,15 juta.

Antara 183.000 pria dan wanita cacat yang terdaftar dengan Hafiz, lebih dari 100.000 mampu melakukan pekerjaan jika mereka diberikan pelatihan dan bimbingan.

Pencari kerja berkebutuhan khusus tersebut, kelompok usia 22-35 rata-rata memiliki pendidikan menengah dan perguruan tinggi.

Salah seorang aktifis perempuan Tashkandi mengatakan upaya sedang dilakukan untuk menciptakan kondisi kerja yang lebih baik untuk orang cacat dengan dukungan dari Kementerian Sosial dan departemen terkait lainnya.

“Sebuah program baru bernama Tawafuk telah dirancang untuk mengatur warga cacat yang dipekerjakan di sektor swasta dengan dukungan dari Dana Pengembangan Sumber Daya Manusia,” tambahnya.

Sehingga tidak akan ada perusahaan yang menolak orang berkebutuhan khusus yang melamar kerja karena sebagian dari gaji mereka disubsidi oleh program tersebut.

Dalam pesan di konferensi emansipasi wanita , Menteri Tenaga Kerja Fakeih mengatakan tingkat pengangguran di kalangan wanita Saudi telah mencapai 36 persen meskipun telah ada upaya untuk menciptakan peluang lapangan kerja bagi mereka.

Dia mengatakan tingkat pengangguran di kalangan laki-laki Saudi telah turun menjadi 6,1 persen berkat dorongan Saudization kementerian termasuk program Nitaqat.

Sebanyak 200.000 wanita telah dipekerjakan di sektor swasta selama beberapa tahun terakhir, termasuk 160.000 dalam waktu kurang dari dua tahun.

“Kementerian telah membuat solusi untuk memperkerjaan perempuan di berbagai sektor mengikuti peraturan Syariah,” katanya.

Begitu tingginya niat pemerintah Saudi Arabia untuk memanfaatkan SDM warganya, sehingga berangsur-angsur dapat menghilangkan rasa ketergantungan terhadap warga asing yang telah turun temurun bekerja di segala sector di Saudi Arabia sebelumnya.

Lalu bagaimana dengan Indonesia, apakah tidak dapat menciptakan Indonesiaisasi yang dapat memaksa perusahaan agar memperkerjakaan warga Indonesianya di semua sektor baik perusahaan Asing atau dalam negeri.dapat membuat lapangan kerja untuk warga berkebutuhan khusus di segala sector pula ?

diambil dari  http://luar-negeri.kompasiana.com/2013/02/21/saudi-membuat-program-lapangan-kerja-untuk-orang-cacat-530794.html


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar