Jumat, 31 Mei 2013

Syirik, Virus Kemurnian Islam

Jangan-SyirikBerabad-abad lamanya Iblis berusaha menebarkan benih virus ini ke tubuh kaum muslimin.  Sejak pertama kali Alloh mengutus Adam as ke bumi ini dan dijadikannya seorang Nabi untuk menjalankan Islam yang murni mendakwahkan dan mengawalnya. Iblis terus menyebarkan virus ini namun ia tidak  mampu untuk memasukkan virus ke dalam tubuh kaum muslimin saat itu. Sepuluh generasi lamanya menanti, Iblis baru bisa memasukkan virus keyirikan ini…
 
Saudaraku kaum muslimin…!
Sangat mengerikan sekali ketika melihat realita yang terjadi pada umat ini. Ketidaksadaran umat akan bahaya kesyirikan, mereka begitu menikmati ritual-ritual keyirikan ini, sesama makhluk saling menyembah yang lainnya, memberikan sifat-sifat, hak-hak Alloh atau memberikan peribadatan yang seharusnya dipersembahkan kepada Alloh ternyata diberikan kepada Dzat selain-Nya baik sebagian maupun seluruhnya serta menyamakan Alloh dengan makhluk-Nya atau menjadikannya sebagai tandingan-Nya. Itu semua dianggap sebagai aset budaya bangsa yang harus dilestarikan, padahal kesyirikan inilah penyebab terbesar dari semua jenis keterpurukan.

Bahaya Virus Syirik
Saudarku kaum muslimin…!
Bahaya kesyirikan ini lebih dahsyat  dibandingkan dengan bahaya pembunuhan, perzinahan, minuman keras, perjudian dan lain sebagainya, bahkan bentuk terkecil dari kesyirikan masih jauh lebih besar bahayanya dari itu semua. Karenanya Rosululloh sangat mengkhawatirkan umatnya terjangkiti virus kesyirikan ini. Akan tetapi sungguh aneh! Umat ini sedikitpun tak peduli akan semua ini.

Rosululloh صلى الله عليه وسلم bersabda:
Yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil. Para shahabat bertanya: “Apa itu syirik kecil?” Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab: “Ar-Riya’”. (HR. Ahmad)
Oleh karena itu sudah sepantasnya bagi kaum muslimin baik individu maupun jama’ah lebih mengedepankan pencegahan dan pemberantasan kesyirikan dibandingkan pencegahan dan pemberantasan yang lainnya.
Untuk lebih jelas berikut ini beberapa  penjelasan tentang bahaya yang diakibatkan oleh perbuatan syirik, di antaranya:

1.    Menggugurkan Seluruh Amal
Siapa yang terjangkiti virus syirik maka gugurlah seluruh amal-amal sholehnya. Sholatnya, puasanya, hajinya, infaq shodahnya, jihad dan lain sebagainya bagaikan debu yang beterbangan, padahal rahmat Alloh -sebagai penyebab masuknya ke dalam surga- hanya akan diberikan kepada mereka yang beramal sholih.
Alloh berfirman:
Seandainya mereka mempersekutukan Alloh, niscaya gugurlah amal-amal yang telah mereka kerjakan.” (QS. al-An’am: 88)
Kami hadapkan semua amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu bagaikan debu yang beterbangan(QS. Al-Furqon: 23)

2.   Kekal Di Neraka Jahannam
Jika virus syirik ini melekat dalam diri seseorang hingga ajal menjemputnya maka tidak ada ampun baginya dan Alloh akan menempatkannya di neraka jahannam serta kekal di dalamnya.
“Sesungguhnya Alloh tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Alloh, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” [QS. an-Nisa’ (4): 48]     
                                                                
Alloh berfirman:
Sesungguhnya orang-orang yang kafir, yaitu ahli kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” [QS. al-Bayyinah (98.): 6].
Rosululloh  bersabda:
(( مَنْ مَاتَ لاَ يُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ، وَمَنْ مَاتَ يُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا دَخَلَ النَّارَ ))
Barangsiapa yang mati dalam keadaan tidak menyekutukan Alloh dengan sesuatu, niscaya akan masuk surga, dan barangsiapa yang mati dalam keadaan menyekutukan Alloh dengan sesuatu, niscaya masuk neraka.” (HR. Muslim)

3.   Terpecahnya Kaum Muslimin
Selama tubuh kaum muslimin terjangkiti virus berbahaya ini maka dipastikan ia akan mengalami kelumpuhan bahkan kehancuran total. Perpecahan akan semakin menjadi-jadi  karena tidak adanya kesamaan dalam memegang tali pemersatu umat yaitu mentauhidkan Alloh dan menjauhi sesembahan-sesembahan selain Alloh dan sekali-kali perpecahan terjadi bukan karena semakin banyaknya organisasi atau jama’ah pada tubuh kaum muslimin.

Alloh سبحانه و تعالى‎ berfirman:
Katakanlah: “Hai ahli kitab, marilah berpegang kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kalian, bahwa kita tidak beribadah kecuali kepada Alloh dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun serta tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Ilah selain Alloh”. jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Alloh)“. (QS. Al-Imron: 64).

Saudaraku kaum muslimin..!
Jadikan slogan “Tegakkan Tauhid, Lenyapkan Syirik..!!” sebagai inti pemersatu dakwah kita karena dengan begitu kaum muslimin akan kembali bangkit menuju kejayaan dan kemenangan seiring dengan kuatnya mereka dalam memegang aqidah tauhid yang benar dan jauh dari kesyirikan yang membinasakan.
Penulis: Abu Sa’id Supendi
—-


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar