Selasa, 25 September 2012

Penyakit Baru Muncul di Arab Saudi

Masker, salah satu cara menjaga kesehatan di Tanah Suci
MADINAH — Arab Saudi dijangkiti sejenis penyakit yang disebut Coronavirus. Karena itu Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan kepada semua pihak soal penyebaran penyakit ini.  Coronavirus ini didiagnosis menjangkiti tiga orang. Bahkan, dua di antara penderita telah meninggal dunia dan satu lagi masih menjalani perawatan.

Seperti dilansir situs Arabnews, pihak Kementerian Kesehatan menerangkan, perubahan cuaca yang sangat ekstrem tahun ini yang bersamaan dengan awal musim haji menghadirkan bentuk baru coronavirus. Jenis virus ini dianggap sebagai salah satu bentuk common cold (flu).
Kasus pertama coronavirus diketahui berasal dari seorang pasien asli Saudi yang terdeteksi di rumah sakit di Jeddah, pasien kedua juga berasal dari Saudi, dan yang ketiga pasien dari wilayah Teluk di London, Inggris. Dua pasien telah meninggal dunia dan pasien ketiga masih dirawat.

Kementerian Kesehatan Saudi mengatakan, coronavirus sebenarnya sudah dikenal dan sebagian besar penderitanya akan cepat pulih tanpa ada komplikasi apa pun setelah mendapatkan perawatan. Kendati begitu, sebagian kecil pasien bisa saja mengalami gangguan pernapasan dan ginjal serta dapat juga memicu kematian di kalangan pasien lanjut usia, pasien dengan gangguan pernapasan kronis, dan pasien dengan masalah kekebalan tubuh.

Pihak kementerian menjamin keterjangkitan penyakit ini sangat jarang dan secara keseluruhan kondisi kesehatan masyarakat baik.

Untuk para jamaah haji disarankan agar menjaga kesehatan dan mendapatkan vaksin yang direkomendasikan pemerintah. Jangan lupa pula memerhatikan kebersihan pribadi dengan mencuci tangan, mengenakan masker, serta sering pula menggantinya.

Editor: Dewi Mardiani
Reporter: Endah Hapsari
Sumber: Arabnews
www.jurnalhaji.com


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar