Namun ia mendidik rekan perwira militer yang ditugaskan oleh Obama. Materi tadi yang juga terdapat tudingan terhadap presiden menyiratkan bahwa pemimpin tertinggi militer AS, yakni Obama ialah semacam pengkhianat.
"Menurut perkiraan konservatif, 10 persen dunia Muslim, berarti 140 juta orang, membenci apa pun pandangan yang Anda pegang dan tak bisa hidup berdampingan dengan anda kecuali anda masuk Islam," ujar Dooley. "Sumpah anda sebagai tentara profesional diuji disini, membuat anda harus membuat pilihan di sisi mana anda berdiri." Tak jelas apakah konsep 'perang total' Dooley juga berlaku pada rekan-rekan komandan muslim di militer AS.
Setelah para petinggi Pentagon memeriksa presentasi Dooley, perwira militer tertinggi, Kepala Militer AS, Jenderal Martin Dempsey, mengeluarkan perintah kepada setiap kepala militer dan komandan senior untuk menyingkirkan semua materi instruksi anti-Islam dan sejenisnya. Perintah dikeluarkan Dempsey menyusul instruksi Gedung Putih kepada seluruh departemen keamanan pemerintahan, baik militer dan sipil, untuk mengubah materi pelatihan kontraterorisme usai mengkaji materi FBI yang memburukkan Islam.
Ketika perintah itu dikeluarkan, Dooley hampir dua tahun menyajikan materi visi apokaliptik perang agama global. Letnan Jendral, George Flynn, deputi pendidikan bawahan Dempsey, memerintahkan investigasi bagaimana tepatnya Dooley bisa lolos dengan materi presentasi semacam itu di kuliah resmi Departemen Pertahanan. Hasil penyelidikan itu akan dievaluasi pada 24 Mei nanti.
Ironisnya, Dooley dan para dosen tamu pilihannya telah melukiskan gambaran mengerikan atas barisan ekstremisme Islam. Padahal, menengok pada sejumlah dokumen hasil sitaan di Abbottabad yang telah diungkap ke publik, Usamah justru frustasi dengan metode brutal sel-sel Alqaidah dan praktek penyerangan memakan banyak korban sipil tak berdosa. Taktik itu, menurut bin Ladin hanya membuat Alqaidah terasing dari mayoritas Muslim untuk mendukung perang Suci.
Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber: Wired
REPUBLIKA.CO.ID,
Artikel Terkait:
Berita
- Saudi bakal luncurkan layanan buat terima keluhan dari PRT
- Sebotol Air Minum di Arab Saudi
- Arab Saudi Pakai Teknologi Tinggi Untuk Cegah Jamaah Haji Ilegal
- Arab Saudi Dirikan Gerbang Mekkah
- Arab Saudi Renovasi Ratusan Masjid
- Seruan dari Masjid Nabawi untuk Rakyat Mesir: "Kembalilah ke Rumah-rumah Kalian"
- Arab Saudi Luncurkan Stasiun TV khusus Wanita
- Saudi Bagikan 130.000 Paket Ramadhan Pengungsi Suriah
- Jangan Harap Orang Israel Naik Pesawat Saudi
- Jalur Tawaf Khusus Orang Cacat Dibangun di Masjid al-Haram
Politik
- Menggapai Kemenangan dengan Tauhid
- Seruan dari Masjid Nabawi untuk Rakyat Mesir: "Kembalilah ke Rumah-rumah Kalian"
- Laporan dari Suriah: “Basyar Assad Hasil Perkawinan antara Amerika dengan Israel”
- Raja Arab Saudi izinkan perwakilan wanita di Dewan Syura
- Arab Saudi bantah terlibat dalam serangan udara ke Yaman
- Heran
- Palestina, Tanah Kaum Muslimin
- Malik Faishal bin ‘Abdul ‘Aziz Alu Sa’ud dan Seruannya Untuk Membebaskan Al-Quds
- JIHAD NABI DI BUMI PALESTINA
- Fatwa Lajnah Da’imah Tentang Serangan Yahudi Kepada Muslim Palestina di Jalur Gaza
Teroris
- Saudi Bebaskan 166 Anggota Al-Qaeda Dan Militan Yang Sudah Bertobat
- Membajak Salafi
- Saudi Berhasil Luruskan Pemahaman 3.000 Ektremis
- BENARKAH KHAWARIJ MUNCUL DARI NAJD ARAB SAUDI??
- Arab Saudi bantah terlibat dalam serangan udara ke Yaman
- Dewan Syura Arab Saudi Terima Pemeriksaan Burka
- 2 Penjaga Perbatasan Saudi Tewas dalam Serangan di Wilayah Selatan
- Imam Besar Saudi: Kecam Filmnya, Bukan Serang yang Tak Bersalah!
- Nasehat HABIB-HABIB WAHABI kepada HABIB-HABIB SUFI+ SYI'AH
- Nasehat DR Said Aqiel Siradj, MA untuk Ketua PBNU Kiyai Haji Said Aqiel Siradj
No comments:
Post a Comment