
“Kami berharap kejadian ini berlalu dengan cepat dan tidak
meninggalkan dampak di hati rakyat Mesir dan Saudi. Kita semua
bersaudara dan kita semua berharap tidak terluka,” kata Ali Al Salus,
pimpinan Al-Hai`ah Asy-Syar'iyyah Lil Huquq wal Ishlah (ILBRR) dalam
pernyataannya yang dirilis hari Senin kemarin.
“Hubungan kedua negara tidak akan terpengaruh dengan kejadian sekarang ini dan kasus pengacara Mesir Ahmad Al Jizawi, yang dituduh otoritas Saudi menyelundupkan obat-obatan terlarang,” bunyi pernyataan itu dikutip Al Mishry Al Yaum, Selasa (01/05/2012).
Pernyataan itu ditandatangani oleh lembaga riset Islam yang sebagian anggotanya berasal dari Salafy tersebut dan oleh sejumlah ulama Salafy. Pernyataan itu juga berisi permintaan agar Arab Saudi mengirimkan kembali duta besarnya ke Kairo.
“Saya, sebagai ketua ILBRR, menyatakan keprihatinan mendalam atas apa yang terjadi dan saya berharap hal ini berakhir dan tidak terulang kembali. Hubungan antara Mesir dan Arab Saudi tidak dapat dipengaruhi oleh apa yang terjadi ini,” kata Al Salus.
Arab Saudi menarik duta besarnya dari Kairo menyusul aksi protes warga Mesir terkait penangkapan aktivis HAM Mesir yang juga seorang pengacara, Ahmad Al Jizawi, yang ditahan aparat di Bandara Raja Abdulaziz Jeddah karena kedapatan membawa ribuan butir narkoba.
Tersiar kabar bahwa Al Jizawi mendapatkan perlakuan buruk dari aparat Saudi. Namun, hal itu telah dibantah oleh pihak Arab Saudi. Baca berita sebelumnya: Bervisa Umrah Aktivis HAM Selundupkan Narkoba Dalam Tas Al Quran.*
Keterangan foto: Aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Saudi di Kairo terkait penangkapan pengacara Mesir Ahmad Al Jizawi yang ditangkap karena membawa narkoba.[AFP]
“Hubungan kedua negara tidak akan terpengaruh dengan kejadian sekarang ini dan kasus pengacara Mesir Ahmad Al Jizawi, yang dituduh otoritas Saudi menyelundupkan obat-obatan terlarang,” bunyi pernyataan itu dikutip Al Mishry Al Yaum, Selasa (01/05/2012).
Pernyataan itu ditandatangani oleh lembaga riset Islam yang sebagian anggotanya berasal dari Salafy tersebut dan oleh sejumlah ulama Salafy. Pernyataan itu juga berisi permintaan agar Arab Saudi mengirimkan kembali duta besarnya ke Kairo.
“Saya, sebagai ketua ILBRR, menyatakan keprihatinan mendalam atas apa yang terjadi dan saya berharap hal ini berakhir dan tidak terulang kembali. Hubungan antara Mesir dan Arab Saudi tidak dapat dipengaruhi oleh apa yang terjadi ini,” kata Al Salus.
Arab Saudi menarik duta besarnya dari Kairo menyusul aksi protes warga Mesir terkait penangkapan aktivis HAM Mesir yang juga seorang pengacara, Ahmad Al Jizawi, yang ditahan aparat di Bandara Raja Abdulaziz Jeddah karena kedapatan membawa ribuan butir narkoba.
Tersiar kabar bahwa Al Jizawi mendapatkan perlakuan buruk dari aparat Saudi. Namun, hal itu telah dibantah oleh pihak Arab Saudi. Baca berita sebelumnya: Bervisa Umrah Aktivis HAM Selundupkan Narkoba Dalam Tas Al Quran.*
Keterangan foto: Aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Saudi di Kairo terkait penangkapan pengacara Mesir Ahmad Al Jizawi yang ditangkap karena membawa narkoba.[AFP]
Hidayatullah.com
Artikel Terkait:
Berita
- Saudi bakal luncurkan layanan buat terima keluhan dari PRT
- Sebotol Air Minum di Arab Saudi
- Arab Saudi Pakai Teknologi Tinggi Untuk Cegah Jamaah Haji Ilegal
- Arab Saudi Dirikan Gerbang Mekkah
- Arab Saudi Renovasi Ratusan Masjid
- Seruan dari Masjid Nabawi untuk Rakyat Mesir: "Kembalilah ke Rumah-rumah Kalian"
- Arab Saudi Luncurkan Stasiun TV khusus Wanita
- Saudi Bagikan 130.000 Paket Ramadhan Pengungsi Suriah
- Jangan Harap Orang Israel Naik Pesawat Saudi
- Jalur Tawaf Khusus Orang Cacat Dibangun di Masjid al-Haram
No comments:
Post a Comment