
Para penyelam menggunakan pipa plastik besar berisi pasir untuk membangun masjid simbolis tersebut. Masjid itu dibangun di bawah air di sekitar barat laut Kota Tabuk, dekat perbatasan Yordania.
Salah seorang penyelam, Hamadan bin Salim Al Masoudi, mengatakan, "Salah seorang rekan kami mencetuskan ide ini musim panas lalu dan sekarang kami memutuskan melaksanakannya," kata dia seperti diberitakan Emirates 247, Senin (7/5).
Dikatakannya, mereka baru saja menyelesaikan pembangunan masjid itu. Kemudian, saat akan memberi sentuhan akhir, ternyata waktu shalat Ashar telah tiba. Maka, mereka pun melakukan shalat berjamaah di masjid bawah laut, yang merupakan pertama dalam sejarah di dunia.(REP)
Redaktur: Dewi Mardiani
Reporter: Gita Amanda
Artikel Terkait:
Unik
- Pria berumur 137 tahun di Saudi
- Sebotol Air Minum di Arab Saudi
- Arab Saudi Perbanyak Alquran Braille
- Peduli Berat Tas Sekolah
- Masjid Bersejarah di Eropa Bantuan KSA
- Buka Bersama di Masjidilharam Capai Rp 1,22 Miliar/Hari
- Deportasi Orang Ganteng Dalam Syariat Islam
- Al Aghwaat, Di Antara Rahasia Dua Tanah Suci
- Barang yang Nggak Bakal Laku di Saudi Arabia
- Betapa Sangat Dihargainya Kaum Wanita di Arab Saudi
No comments:
Post a Comment