Sabtu, 11 Agustus 2012

Arab Saudi Larang Pengeras Suara di Masjid Kecil Selama Ramadan

Riyadh, - Azan berkumandang, menandakan waktu salat untuk seluruh umat muslim. Suara azan datang dari menara-menara masjid untuk memberitahukan waktu salat telah datang. Seluruh dunia memiliki karakteristik khas dari kota-kota muslim yang ada di seluruh dunia.

Di Indonesia, ratusan masjid tersebar dan mengumandangkan azan dengan suara keras. Panggilan ini tak jarang berasal dari kualitas rendah dan pengeras suara buruk sehingga menjadi gangguan bagi pendengarnya.

Sebagaimana dilansir Al Arabiyanews.com, Kamis (9/8/2012), Kementerian Urusan Islam Arab Saudi melarang masjid kecil dalam menggunakan pengeras suara untuk salat tarawih setiap malam di bulan Ramadan. Menurutnya, suara-suara yang datang dari pengeras suara masjid yang berbeda pada saat bersamaan akan menimbulkan kebingungan bagi pendengar, suasana akan terdengar bising dan ibadah menjadi terganggu.

Selain itu, pengeras suara yang digunakan membawa pertentangan di beberapa tempat, karena tingkat kebisingannya dapat menyebabkan gangguan bagi warga yang tinggal dekat dengan masjid.

"Meningkatkan volume pengeras suara tidak diperbolehkan, mungkin saja ada orang sakit dan lanjut usia yang perlu istirahat dan perlu ketenangan," kata Sheikh Tawfiq al-Sayegh, imam masjid di pesisir kota Jeddah.

Kementerian Arab nampaknya akan tetap berjuang untuk keputusan mereka.
 
ramadan.detik.com


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar