Sabtu, 11 Agustus 2012

Sejuknya Lantai Dua Mesjid Suci di Saudi

Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi Masjidil Haram di Mekkah dan Mesjid Nabawi di Madinah menjadi tempat suci bagi umat Islam mencari pahala berlipat ganda dengan beribadah di dalamnya. Namun, di bulan Ramadan yang panas tahun ini, kedua masjid ini juga menjadi tempat berteduh.

Mesjid tempat suci umat Islam ini menjadi lokasi favorit bagi warga Arab Saudi untuk berteduh dari panas menyengat di bulan Agustus, sekaligus mencari pahala. Walaupun di beberapa bagian mesjid, terutama di sekeliling Ka'bah, tidak beratap, namun lantai keramik yang dingin dan sejuk membuat jemaah betah berlama-lama di dalamnya.

"Seluruh lantai keramik dipasang menghadap kiblat. Setiap baris keramik dapat menampung satu shaf jemaah. Satu keramik memiliki panjang 120 centimeter dan lebar 60 centimeter. Keramik dipisahkan dengan garis agar shaf bisa diatur rapih," kata Abdul Muhsin bin Hamid, kepala proyek di Mesjid Nabawi, dilansir Al-Arabiya.
Pengurus di Mesjid Nabawi mengatakan keramik yang mereka pilih adalah keramik khusus yang mengeluarkan udara dingin. Keramik jenis ini akan membuat kaki-kaki jemaah tetap sejuk, walaupun udara sedang panas-panasnya.
Pengurus mesjid mengatakan, keramik untuk kedua mesjid itu didatangkan dari Yunani dalam bentuk blok besar. Lalu blok keramik itu dibentuk dan dipasarkan di dalam negeri Arab Saudi.

"Lantai di kedua mesjid ini menggunakan keramik kualitas premium yang bernama Thasos. Keramik jenis ini mengeluarkan dingin alami yang tidak terpengaruh pada panas matahari di musim apapun. Dalam kondisi sepanas apapun, keramik ini tetap dingin," kata Abdul Wahid al Hattab, Direktur Media di Mesjid Nabawi.VIVAnews -


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar