Saturday, October 8, 2011

Hadirkan Rasa Nusantara di Tengah Gurun Pasir

Azan Zuhur baru saja berkumandang.Pegawai di Kantor Misi Haji Indonesia di Jalan Turki,Kawasan Andalusia,Jeddah,bergegas menuju masjid.Sekitar 15 menit ibadah berlangsung.


Tak lama,satu persatu jamaah menuju ruang makan di gedung sebelah ruang utama. Bau sedap mulai menusuk hidung.Siang itu adalah siang yang cukup istimewa.Meski berada di tengah gurun pasir yang terik,para petugas haji Indonesia masih bisa merasakan nikmatnya menyantap masakan menu khas Nusantara. Rawon Surabaya adalah menu makan siang yang akan disantap para petugas haji Indonesia. Bagi masyarakat di Tanah Air,mungkin rawon adalah makanan yang biasa disantap dan dapat ditemukan di mana pun.

Namun,bagi mereka yang bertugas selama berbulan-bulan di Tanah Suci,rawon adalah makanan istimewa. Menu-menu Nusantara ini tentunya tidak begitu saja hadir di tengah-tengah para petugas haji. Berkat keterampilan tim dapur umum petugas haji Indonesialah menu-menu Nusantara tersaji.Mereka adalah para ibu-ibu ahli masak dari Indonesia. Salah satunya adalah Endang, 44.Perempuan asal Cianjur ini mengaku sudah 20 tahun tinggal di Arab Saudi.

Menurut dia,banyak pengalaman yang didapat saat menghadirkan masakan Indonesia di Arab Saudi,mulai dari cibiran hingga pujian atas masakan yang diolahnya.“Tak jarang penikmat masakan protes karena lidahnya kurang cocok dengan menu yang kami hadirkan,” ungkapnya. Namun,menurut Endang, secara umum orang Indonesia mengaku puas atas hasil masakan yang diolahnya.

Endang tidak memiliki resep khusus untuk setiap menu yang disajikannya. Dia menuturkan bahwa keahliannya memasak didapat dari mencoba-coba.

SUWARNO
Jeddah


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment