MEKKAH – Kalau di Jakarta, sepeda motor sangat banyak sekali, berbeda di Makkah, Arab Saudi. Di Makkah, orang naik sepeda motor relatif jarang. Jika Anda pergi melewati sejumlah jalan di Makkah, paling hanya berpapasan 1 hingga 2 sepeda motor yang melaju di jalan. Bahkan seringnya, tidak bertemu.
Menariknya, dari beberapa kali melihat pengendara sepeda motor, tak satupun yang memakai helm. Barangkali jarangnya sepeda motor di sini, di antaranya karena cuaca yang panas, terutama pada siang hari.
Selain jarang sepeda motor, pengendara kendaraan di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia. Kalau di Indonesia, jalurnya kanan, kalau di Arab jalurnya kiri. Setir mobil di Arab juga beda dengan di Indonesia. Kalau di Indonesia di kanan, di Arab Saudi di sebelah kiri. Meski beda, banyak orang Indonesia yang bekerja sebagai sopir di Arab Saudi. Baik sopir pribadi maupun sopir di transportasi publik. “Pertama kagok. Tapi sudah biasa, ga masalah,” ujar orang Indonesia yang sudah bekertja 3 tahun di Makkah, musyfik.
(Pos Kota)
Artikel Terkait:
Unik
- Pria berumur 137 tahun di Saudi
- Sebotol Air Minum di Arab Saudi
- Arab Saudi Perbanyak Alquran Braille
- Peduli Berat Tas Sekolah
- Masjid Bersejarah di Eropa Bantuan KSA
- Buka Bersama di Masjidilharam Capai Rp 1,22 Miliar/Hari
- Deportasi Orang Ganteng Dalam Syariat Islam
- Al Aghwaat, Di Antara Rahasia Dua Tanah Suci
- Barang yang Nggak Bakal Laku di Saudi Arabia
- Betapa Sangat Dihargainya Kaum Wanita di Arab Saudi
No comments:
Post a Comment