Jumat, 06 Juli 2012

Arab Saudi Segera Investasi di Sektor Pertanian dan Pariwisata Aceh


Banda Aceh - Pemerintah Aceh menggaet investor Arab Saudi untuk mengembangkan sektor pertanian dan pariwisata di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

"Kami menggandeng pengusaha Arab Saudi untuk membangun sektor pariwisata dan pertanian," kata Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Banda Aceh, Kamis.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh usai menerima kedatangan Syech Mohammad Zairin Arif, pengusaha Arab Saudi. Keduanya melakukan pertemuan tertutup di ruang kerja Gubernur Aceh.

Dalam pertemuan itu, Muzakir Manaf didampingi Asisten II Sekretariat Pemerintah Aceh T Said Mustafa dan sejumlah pejabat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dan pejabat terkait lainnya.

Wakil Gubernur mengatakan, kedatangan pengusaha Arab tersebut merupakan pertemuan lanjutan membicarakan masalah investasi di Provinsi Aceh.

"Pada pertemuan sebelumnya sudah ada komitmen awal dari kedua pihak. Kini tinggal bagaimana merealisasikan komitmen tersebut. Ditargetkan tahun depan sudah mulai dilaksanakan," katanya.

Ia mengatakan, potensi pertanian dan pariwisata di Provinsi Aceh cukup menjanjikan. Dan diharapkan dengan adanya investor dari Arab Saudi tersebut bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh.

"Pemerintah Aceh siap bekerja sama dengan investor yang ingin menanamkan modalnya di daerah ini. Dan ini salah satu upaya mempercepat pembangunan di Provinsi Aceh," kata Muzakir Manaf.

Pemerintah Provinsi Aceh menargetkan dapat menggaet 1,3 juta turis mancanegara dan domestik untuk berkunjung ke provinsi ini pada 2013.  Di sisi lain, wisatawan, baik dari dalam negeri, maupun turis asing, diharapkan tidak mengkhawatirkan syariat Islam yang menjadi salah satu aturan yang dijalankan di Serambi Mekah pada saat ini untuk berkunjung.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Aceh Rasyidah M. Dallah mengatakan untuk mencapai target itu, pihaknya berencana meluncurkan program Tahun Kunjungan Wisata 2013 (Visit Aceh Year 2013) pada November tahun ini.
[001-Antara-Bisnis-Kiss]


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar