Senin, 23 Juli 2012

Saudi Peringatkan non-Muslim Hormati Ramadhan

puasaRIYADH — Pemerintah Arab Saudi memperingatkan para ekspatriat non-Muslim untuk tidak makan, minum atau merokok di tempat umum selama bulan puasa Ramadan. Bila peringatan ini dilanggar, ekspatriat non-Muslim terancam diusir dari Saudi.

Peringatan ini disampaikan pejabat Kementerian Dalam Negeri Saudi kemarin. Dalam pernyataannya, kementerian dalam negeri menyerukan umat non-Muslim untuk menunjukkan tenggang rasa akan perasaan umat Muslim dan melestarikan ritual Islam yang suci.

Bila peringatan ini diabaikan, pemerintah Saudi akan membatalkan seluruh kontrak kerja bagi pelaku dan mengusir mereka. Peringatan ini dikeluarkan Jumat kemarin, yang merupakan hari pertama puasa Ramadan bagi warga Saudi.

Saudi memiliki 19 juta jiwa penduduk. Selain warga asli, Saudi juga dihuni hampir 8 juta pekerja dari Asia, selain juga ratusan ribu para ekspatriat lain dari seluruh dunia.

Arab Saudi adalah negara Islam yang menganut paham Suni dan menjadi pusat dua tempat suci bagi umat Islam. Negara ini menerapkan ajaran agama dengan ketat dan tegas. //arabnews/meidia


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar