Selasa, 10 Juli 2012

Pengaruh Gerakan Wahabi terhadap Masyarakat Islam

Gerakan Wahabi merupakan sebutan yang dinisbahkan kepada pelopornya Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab. Gerakan ini merupkan kelancaran gerakan pemurnian Islam yang berakal jauh dalam sejarah Islam. Gerakan Muhammad bin Abdul Wahhab menampilkan segi pemikiran yang lebih sederhana namun relevan dengan keadaan umat.
Yang menarik dari gerakan ini ialah kemunculannya yang tanpa tersentuh oleh gelombang modernisme barat. Tema-tema reformasi wahabi merupakan ajakan untuk kembali kepada kemurnian Islam zaman klasik yang sederhana yang berdasarkan al-Qur’an dan Sunnah, argumen membuka kembali dan terus-menerus membuka pintu ijtihad, seruan untuk memberantas bid’ah. Yang sangat besar pengaruhnya terhadap dunia Islam dengan konsepnya yakni kembali ke ajaran Islam yang asli.
Melihat tujuan gerakan Wahabi, maka dapat dipahami bahwa gerakan tersebut tergolong ke dalam gerakan pemurnian Islam. Semenjak layar Islam berkembang dan kini sudah memasuki abad ke 15, Muhammad bin Abdul Wahhab adalah salah seorang di antara sembilan orang mujahid Islam yang mampu mengembalikan Islam kepada citranya yang asli, dan telah menempati posisi yang cukup tenar dilihat darim sisi perjuangan dan keberhasilan, maupun dari sisi pengaruh dampak yang ditimbulkan oleh gerakan ini.
Gerakan pemurnian Islam yang dicetuskan oleh Muhammad bin Abdul Wahhab, berpengaruh besar terhadap dunia Islam. Untuk lebih mudah memahami mengapa gerakan tersebut begitu cepat berkembang dan berpengaruh terhadap dunia Islam, maka penulis akan mengemukakan sebab-sebab keberhasilan tersebut.
Terjadinya kerjasama yang baik dan harmonis, antara Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab dengn penguasa Najeb dari (Dar’iyah), yaitu Amir Ibn Sa’ud (bapak pendiri kerajaan Arab Saudi). Tanpa bantuan pihak Dar’iyah, kiranya Wahabiyah sulit untuk berkembang, mengingat musuh dan lawan-lawannya terdiri jumhur (publik) yang kompak dengan pihak sultan dan khalifah Islam dari Turki. Sedangkan sasaran pertajdidannya adalah hal yang paling sensitif dan fundamental, yaitu aspek aqidah. Gerakan ini sangat mirip dengan gerakan Rasulullah saw. ketika mereka merombak aqidah kaumnya dari suku Quraisy terdahulu.
Menguasai tempat yang paling strategis dan tersuci di permukaan bumi ini, yakni Mekah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawwarah. Kedua kota tersebut terletak Masjidin Halam dengan Ka’bahnya, serta masjid Nabawi dengan makan Rasul-Nya. Siapa pun orang muslim tidak akan memboikot kedua tempat itu merupakan pertemuan tahunan bagi umat muslimin sedunia.
Masyarakat Islam yang hidup dalam kurun waktu modern ini, sudah mulai terbuka pikirannya dan dengan perlahan-lahan, mereka mulai terbuka pikirannya dan dengan perlahan-lahan, mereka mulai cenderung untuk meninggalkan fanatisme dan dogmatisme yang secara alamiyah menuntut mereka untuk meninggalkan hal-hal tersebut.
Berhasilnya Dinasti Saudiah menciptakan negeri mereka menjadi negara petro dollar terkaya di dunia, dapat menarik perhatian dunia internasional terhadap kerajaan Wahabiyah Saudiah dengan penuh kekaguman. Mereka membantu dunia internasional dan mendirikan perguruan tinggi serta memberikan beasiswa kepada beribu-ribu mahasiswa dan mendirikan organisasi-organisasi.
Dermikianlah gambaran keberhasilan dari gerakan Wahabi di Saudi Arabiah, yang berpengaruh besar terhadap dunia Islam seperti: Mesir, Turki, Persia, Indonesia, bahkan sampai Mongol. Semoga Menjadi bahan makalah bermanfaat.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Badri Rasyidi, Sejarah Peradaban Islam (Bandung: Armico, 1987). Zainal Abidin Syihab, Wahabi dan Reformasi Islam Internasional (Cet. I; Jakarta: Pustaka Dian, 1986).
sumber: www.referensimakalah.com


Artikel Terkait:

1 komentar:

  1. Trums atas link yang dipasang. insya Allah saya akan link balik... salam

    BalasHapus