Friday, January 27, 2012

1 Bulan Di Saudi, Seorang Pengusaha Dan Pilot AS Masuk Islam

ricard_ab.aziz
Richard Patterson
RIYADH: Baru saja tinggal satu bulan di Saudi, tempat di mana ia diperlakukan dengan baik dalam suasana agama, seorang pengusaha Amerika yang juga seorang pilot, Richard Patterson, masuk Islam.

Richard, yang sekarang bernama Abdulaziz, memiliki sebuah perusahaan yang menyediakan jasa untuk menolong perawatan kritis dan memiliki harta sebesar $ 50 juta, dan dua pesawat pribadi dan dua helikopter, yang khusus digunakan untuk penerbangan medis.

Richard tiba di Kerajaan Saudi dalam  memenuhi kontrak dengan Bulan Sabit Merah Arab Saudi, untuk melatih siswa dalam memberikan pertolongan darurat di udara.

Selama tinggal di Saudi, tiga orang Saudi dari Departemen Urusan Islam, Wakaf, Dakwah dan Penyuluhan mengajak Richard keluar untuk makan malam. Ketiga orang Saudi ini adalah juga anggota yang bekerja di proyek “Guide Me to Islam”(Bimbinglah Saya Menuju Islam), berbicara dengan Richard tentang Islam dan intisari Islam yang sebenarnya.

"Saya datang ke Saudi untuk urusan transaksi komersial. Aku begitu senang membuat keputusan terbaik dalam hidup saya kepada Allah SWT, dengan menyatakan diri saya masuk Islam, "kata Richard alias Abdulaziz, selama upacara masuk Islamnya.

Ia memuji pakaian Saudi dan menggambarkannya sebagai pakaian yang nyaman dan indah.Ketika Abdulaziz di negaranya (Amerika), ia selalu digunakan untuk mendengar hal-hal negatif tentang Islam melalui saluran media, yang bertujuan menjelekan citra Islam.

"Hanya membaca tentang Islam tidak cukup untuk memahami Islam. Pertemuan dengan orang-orang ini melambangkan dan mencerminkan semangat sejati, "kata Abdulaziz.
Dia menganggap dirinya beruntung karena menemukan Islam melalui teman-teman Muslim yang menemaninya dan menemukan di Saudi bahwa Islam adalah agama yang benar dan penuh toleransi.
"Muslim dan orang Saudi baik hati, rendah hati dan terbuka kepada orang lain," kata Abdulaziz, dan menambahkan bahwa ia merasa mereka seperti keluarganya sendiri, dan tidak pernah merasa diasingi atau perlakuan buruk dari mereka.

Bagi Abdulaziz, yang paling menarik dari masyarakat Saudi adalah mereka adalah orang-orang yang religius, yang membantu orang lain untuk mengenal kepada agama sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.
"Saya berharap saya bisa membawa semua kawan-kawan saya ke Saudi supaya bisa mengalami apa yang saya dapati dan mengubah pandangan mereka tentang Islam," katanya lagi.

Abdulaziz menyerukan kepada sesama pengusaha Muslim supaya bisa mengajak pengusaha asing yang lain masuk Islam.

Abdulaziz mengeritik sikap para pengusaha Muslim yang tidak serius mengajak rekan-rekan bisnis asing mereka, untuk masuk agama Islam yang mulia. "Kami dapat menyediakan buku-buku tentang Islam kepada delegasi selama pertemuan bisnis untuk membantu menjelaskan citra sejati Islam saat ini kepada orang lain," kata Abdulaziz.

Seorang Guru yang menjadi penterjemah Abdulaziz, Esam Abdul Razzaq mengatakan bahwa selebriti dan tokoh-tokoh kunci memainkan peran lebih besar dalam masyarakat mereka untuk menunjukan suatu citra tertentu.

"Orang-orang sukses memiliki kredibilitas di antara anggota masyarakat mereka, karena mereka dianggap penting. Karena itu, ketika mereka memilih untuk memeluk Islam, akan memicu rasa ingin tahu pada orang lain, yang ingin tahu lebih banyak tentang agama ini, "kata Abdul Razzaq lagi.(Arn)

CYBER SABILI


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment