Dalam
kurun lima tahun terakhir, pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan
uang hampir 150 milyar riyal untuk pembangunan, perbaikan dan
pemeliharaan masjid-masid di seluruh penjuru negeri. Di Arab Saudi
sekarang terdapat lebih dari 70.000 masjid.
Hal itu diungkapkan oleh pejabat senior Kementerian Urusan Islam Ali bin Salim Al Abdali, saat peresmian Masjid Raja Abdullah oleh Gubernur Al Jouf Pangeran Fahd bin Badr di Sakaka, Sabtu (31/12/2011).
Al Abdali, dirjen di kantor kementerian di Al Jouf, mengatakan bahwa pemerintah telah membangun 60 masjid baru dan merenovasi 200 masjid lainnya dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
"Di Provinsi Al Jouf saja terdapat 1.300 masjid," katanya, dikutip Arab News (01/01/2012).
Raja Abdullah meletakkan batu pertama pembangunan masjid di Sakaka itu beberapa tahun lalu. Dalam kompleks masjid terdapat dua perpustakaan, sebuah pusat dakwah, perumahan untuk imam dan khatib serta fasilitas penunjang lainnya.
Masjid baru itu memiliki kapasitas 3.700 jamaah dan dibangun dengan biaya 30 juta riyal.
Raja Abdullah baru-baru ini juga menyetujui alokasi anggaran sebesar 500 juta riyal untuk merenovasi sejumlah masjid.
Menteri Urusan Islam Saleh Al Asyeikh dalam sambutannya memuji dukungan Raja Abdullah terhadap perbaikan masjid dan proyek-proyek keislaman lainnya. Ia juga berterimakasih kepada Pangeran Fahd yang meresmikan masjid tersebut.
Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat senior, termasuk Terish Al Shammary, pejabat rektor Universitas Al Jouf.*
Hal itu diungkapkan oleh pejabat senior Kementerian Urusan Islam Ali bin Salim Al Abdali, saat peresmian Masjid Raja Abdullah oleh Gubernur Al Jouf Pangeran Fahd bin Badr di Sakaka, Sabtu (31/12/2011).
Al Abdali, dirjen di kantor kementerian di Al Jouf, mengatakan bahwa pemerintah telah membangun 60 masjid baru dan merenovasi 200 masjid lainnya dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
"Di Provinsi Al Jouf saja terdapat 1.300 masjid," katanya, dikutip Arab News (01/01/2012).
Raja Abdullah meletakkan batu pertama pembangunan masjid di Sakaka itu beberapa tahun lalu. Dalam kompleks masjid terdapat dua perpustakaan, sebuah pusat dakwah, perumahan untuk imam dan khatib serta fasilitas penunjang lainnya.
Masjid baru itu memiliki kapasitas 3.700 jamaah dan dibangun dengan biaya 30 juta riyal.
Raja Abdullah baru-baru ini juga menyetujui alokasi anggaran sebesar 500 juta riyal untuk merenovasi sejumlah masjid.
Menteri Urusan Islam Saleh Al Asyeikh dalam sambutannya memuji dukungan Raja Abdullah terhadap perbaikan masjid dan proyek-proyek keislaman lainnya. Ia juga berterimakasih kepada Pangeran Fahd yang meresmikan masjid tersebut.
Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat senior, termasuk Terish Al Shammary, pejabat rektor Universitas Al Jouf.*
Hidayatullah.com-
Artikel Terkait:
Manhaj
- Benarkah Dakwah Tauhid Memecah-Belah Kaum Muslimin?
- Menggapai Kemenangan dengan Tauhid
- Kurang Perhatian Terhadap Dakwah Tauhid, Sebab Perpecahan
- Hakikat dan Bahaya Syirik
- Surat Nasihat Ulama Saudi kepada Gubernur Jazan dan Balasan Gubernur
- Aswaja atau Bukan Aswaja?
- Fenomena Berita “Deportasi Orang Ganteng Di Saudi”
- Jadikan Dakwah Anti Syirik Prioritas Utama
- Ditanya Tentang Maulid Nabi, Syaikh Bin Baz Menangis Tersedu-Sedu
- NORMA-NORMA PENTING SEBELUM MENJATUHKAN VONIS KAFIR
No comments:
Post a Comment